Rapor Merah dari Hery Chairiansyah atas sikap pemerintah terhadap Industri Rokok

JANUARY 3, 2016
Budaya Rokok – Hery Chairiansyah kembali membuat pernyataan kontroversial dengan menyatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berpihak pada kepentingan industri rokok. Atas penilaian itu, ia memberikan rapor merah untuk pemerintahan Jokowi atas keberpihakan atas industri rokok.
Bulan lalu, Hery Chairiansyah, membuat siaran pers yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat Bersatu Melawan Kebohongan Industri Rokok telah menyebarkan fitnah dengan menyatakan industri rokok dalam negeri telah sepenuhnya dikuasai asing.
Kemarin, tepatnya 29 Desember 2015 di Bakoel Koffie, Jakarta, melalui nama koalisi yang berbeda dari bulan lalu yakni Koalisi Nasional Masyarakat Sipil Untuk Pengendalian Rokok, ia kembali membuat pernyataan pers yang mengabarkan desas-desus pemerintah telah berada di bawah kuasa industri rokok.
Argumen tersebut didasarkan pada pembahasan RUU Pertembakauan di DPR. Padahal RUU Pertembakuan merupakan jalan tengah untuk kompromi antara sisi ekonomi, sosial, budaya, dengan sektor kesehatan yang selama ini sering bertentangan.
Selain itu, Pemerintah Jokowi justru memberikan tekanan kepada industri rokok dengan kenaikan tarif cukai sebesar 17,3% tahun mendatang. Hal ini memberikan tekanan tersendiri bagi industri hasil tembakau yang menjadi tumpuan hidup banyak orang. Terlebih dalam keadaan perekonomian sedang buruk seperti sekarang.



Komentar
Posting Komentar